Well Defined
Ketika seseorang mendefinisikan sesuatu, sebenarnya itu adalah mengkaitkan sesuatu yang didefinisikan dengan kenyataan lainnya yang dianggap memiliki kesesuaian dengan yang ada pada yang didefinisikan. Tidak mungkin anda mendefinisikan (menjelaskan) sesuatu dengan memakai alat bantu (bahasa atau sistem simbolik lainnya) yang sekecil berapa persenpun tidak ada kesesuaian dengan yang didefinisikan.
Lalu adakah definisi yang baik ? Tentu ada, tetapi tidak ada definisi yang tepat. Ini bukan berarti tidak ada sama sekali definisi yang dianggap layak (berdasarkan kaidah-kaidah pendefinisian), melainkan hanya menegaskan jangkauan dari definisi yang dianggap layak. Dengan pengertian bahwa ada definisi yang baik, dan kalaupun ada definisi yang tepat … itu adalah merupakan definisi yang konsisten dalam jangkauan tertentu tetapi tidak menyeluruh.
Philosophy | Comment (0)Lucid Dream
Pernahkah anda bermimpi ? Sering tentunya. Pernahkah anda menyadari bahwa anda sedang bermimpi ? Ini yang mungkin jarang. Ketika anda menyadari bahwa sedang bermimpi, maka seketika itu pula lingkungan mimpi yang melingkupi anda mendadak menjadi realita yang sangat solid (real - nyata) di dalam sensasi sentuhan ataupun interaksi anda terhadapnya.
Synchronization … Atheism & Religions
Sejauh pengetahuan saya ada empat agama yang diakui yaitu Islam, Kristen/Katolik, Hindu & Budha, atau boleh juga dianggap ada agama-agama lainnya sejauh pengukuhan tersebut juga menegaskan keberadaan Tuhan.
Agama-agama ini dalam perbincangannya dengan kaum ateis cenderung berada pada posisi bertahan (atau mungkin tidak) membela Tuhan dengan definisi Tuhannya masing-masing. Ini bukan masalah sejauh dikembalikan kepada agama masing-masing (saling menghargai). Sedangkan kaum ateis cenderung menolak definisi dari masing-masing agama tentang Tuhan.
Bukankah sekarang saatnya kita berusaha balik bertanya …
Philosophy | Comments (3)Binary Comparison & Quality Control
Kita sering diharuskan melakukan perbandingan apakah suatu keputusan lebih bijaksana dibandingkan dengan lainnya. Terlepas dari suatu keputusan tertentu lebih bijaksana dibandingkan lainnya dalam satu kasus tertentu, kita membutuhkan standarisasi terlebih dahulu, kemudian kemungkinan-kemungkinan dinilai berdasarkan standarisasi tersebut yang akan memperlihatkan kualitas dari kemungkinan-kemungkinan yang ada.
Dengan meletakkan standarisasi kepada urutan biner, akan dapat diketahui kualitas dari suatu kemungkinan diperbandingkan dengan kemungkinan lainnya dalam suatu standarisasi yang relevan.
Projects | Comments OffDefinition of God
Untuk lebih memahami artikel di bawah ini anda harus memahami kebenaran tentang (There is God !) dan (There is Only One God !) terlebih dahulu.
Tuhan menurut saya adalah:
- Keberadaan yang paling awal, menjadi sebab bagi segala selain dari-Nya,
- Tidak ada keberadaan tak berawal lainnya disebelah manapun terhadap diri-Nya, Continue reading »
Philosophy | Comments (20)
Logic & Make Sense
Penjelasan logis terkadang bagi sebagian orang terasa sedemikian kering di perasaan. Terkesan mekanis atau sejenisnya, lalu dianggap sebagai penjelasan yang tidak logis. Ini wajar karena spontanitas pertama kali bagi kita dalam menguji penalaran cenderung membandingkannya dengan penalaran sehari-hari. Penalaran sehari-hari sering bersinggungan (di asosiasikan) dengan peristiwa sehingga walaupun suatu penalaran yang umum pada dasarnya kering tetapi seolah dapat dirasakan sehingga dianggap masuk akal (atau yang sebenarnya adalah masuk di rasa), karena suatu penalaran di asosiasikan dengan suatu obyek atau perisitiwa.
Philosophy | Comment (1)There is Only One God !
Sebaiknya simaklah terlebih dahulu tentang pembuktian keberadaan Tuhan (There is God !) sebelum menelaah artikel ini.
Sebagaimana telah dinyatakan tentang pembuktian adanya “KEBERADAAN TAK BERAWAL”, tentu ini memberikan konsekuensi lebih lanjut yaitu adanya kemungkinan lebih dari satu “KEBERADAAN TAK BERAWAL”, dimana masing-masing dari keberadaan tak berawal tersebut boleh jadi merupakan keberadaan tak berawal bagi keberawalan seluruh jenis kucing, atau bakteri, atau lainnya apapun itu (seolah-olah ada tuhannya kucing, tuhannya bakteri, tuhannya batu, setiap sesuatu dengan tuhannya sendiri-sendiri atau bahkan tuhannya alam - alam semesta). Yang masing-masing dari tuhan ini juga dapat dianggap sebagai tak berawal.
Konsekuensi atas dugaan adanya banyak keberadaan tak berawal (lebih dari satu) ini telah dipikirkan beberapa tahun setelah mengetahui adanya bukti “KEBERADAAN TAK BERAWAL”. Dan setelah saya temukan argumentasinya serta sekali lagi belum adanya pembahasan dengan pola kedalaman seperti yang telah saya eksplorasi, maka pada akhirnya pembuktian hanya ada satu keberadaan tak berawal saya publikasi.
Argumentasi ini mungkin tidak sesuai bagi setiap orang, karena masing-masing pribadi memiliki kecenderungan yang berbeda dalam menanggapi tentang argumentasi seperti apa yang sesuai bagi setiap pribadi. Ini bukan masalah, dan memang tidak setiap pribadi dapat sesuai untuk keseluruhan pribadi.
Philosophy | Comment (1)There is God !
Setelah sekian lama mencari kebenaran dan akhirnya menemukan bukti kebenaran keberadaan Tuhan, … dan setelah mengetahui belum adanya argumentasi dengan eksplorasi pola kedalaman seperti yang telah saya ekplorasi, maka saya memulai publikasi ini. Anda dapat menambah wawasan dengan membaca argumentasi dari Aristotle dan lainnya.
Argumentasi ini menyempurnakan argumentasi yang mungkin telah anda kenal yaitu: “karena penelusuran mundur tak terbatas tidak mungkin, maka akan berakhir kepada Sesuatu yang paling awal (Tuhan)”, dimana penyempurnaan dilakukan dengan meniadakan alasan yang bersandar kepada ketidak-terbatasan. Continue reading »
Philosophy | Comments (8)Debate
Sampai seberapa jauh perdebatan diperlukan ? Pada kenyataannya selalu ada pihak yang tidak puas hanya sekedar penjelasan seperlunya tanpa perdebatan. Ini tidak berarti perdebatan - bahkan walaupun demi alasan membela kebenaran - berada dalam prioritas utama memberikan penegasan tentang suatu kebenaran, melainkan sebagai jalan terakhir ketika beberapa orang merasa sedemikian sulit melihat kesederhanaan kebenaran dalam hal apa saja.
Philosophy, Self Improvement | Comment (0)